POTRET BATANG

Jumat, 30 Maret 2012

Bersama Membangun Batang Bersama Pemimpin Baru

Sesuai dengan namanya" BATANG BERKEMBANG (Bersih, Kencar-kencar, Eyub, Menuju Bebrayan, Aman dan Tenang) ", setidaknya memberikan spririt kepada kita untuk senantiasa berkembang dari waktu ke waktu tanpa henti. Tentu saja berkembang dalam hal positif yang berguna bagi pembangunan di Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang yang bercirikan daerah agraris dan ditopang dengan potensi daerah yang sangat mendukung
(hutan jati dan perkebunan-perkebunan rakyat dan pemerintah) sangat memungkinkan untuk berkembang pesat pembangunannya asal didukung dengan sumber daya manusia yang handal. Baik masyarakatnya, dewan legislatifnya, sampai pada pejabat birokrasinya dari pegawai biasa sampai kepada pimpinan daerahnya. Yang jelas cepat tidaknya pembangunan di kabupaten Batang tergantung kepada sistem pemerintahan yang kredibel dan kerja keras masyarakat di dalam memenuhi kebutuhannya melalui mata pencahariannya masing-masing.
Untuk mengupas masalah pembangunan di kabupaten Batang, saya rasa banyak hal yang perlu dibicarakan. Oleh karena itu, melalui blogger ini saya bermaksud berdiskusi dengan anda untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di daerah kita tercinta ini.

Kamis, 05 Mei 2011

BERSEPEDA UNTUK KESEHATAN DAN BAKTI SOSIAL



Bagi Warga Kecamatan Subah pengemar olah raga sepeda gunung patut berbahagia. Kini telah memiliki wadah organisasi SCC. Apalagi didukung oleh Muspika setempat. Agenda rutin telah dilaksanakan antara lain: (i)tour bersama minggu pagi dan (ii) tour bersama jum'at pagi. Kini setelah rakor di Polsek Subah, dengan semangat 45, SCC berencana memanfaatkan organisasinya untuk bakti sosial sambil BERSEPEDA RIA. Luar biasa. Dapat sehatnya juga ibadah sosialnya

Minggu, 31 Oktober 2010

BERSAMA MEMBANGUN DAERAH BATANG

Sesuai dengan namanya" BATANG BERKEMBANG (Bersih, Kencar-kencar, Eyub, Menuju Bebrayan, Aman dan Tenang) ", setidaknya memberikan spririt kepada kita untuk senantiasa berkembang dari waktu ke waktu tanpa henti. Tentu saja berkembang dalam hal positif yang berguna bagi pembangunan di Kabupaten Batang.
Kabupaten Batang yang bercirikan daerah agraris dan ditopang dengan potensi daerah yang sangat mendukung
(hutan jati dan perkebunan-perkebunan rakyat dan pemerintah) sangat memungkinkan untuk berkembang pesat pembangunannya asal didukung dengan sumber daya manusia yang handal. Baik masyarakatnya, dewan legislatifnya, sampai pada pejabat birokrasinya dari pegawai biasa sampai kepada pimpinan daerahnya. Yang jelas cepat tidaknya pembangunan di kabupaten Batang tergantung kepada sistem pemerintahan yang kredibel dan kerja keras masyarakat di dalam memenuhi kebutuhannya melalui mata pencahariannya masing-masing.
Untuk mengupas masalah pembangunan di kabupaten Batang, saya rasa banyak hal yang perlu dibicarakan. Oleh karena itu, melalui blogger ini saya bermaksud berdiskusi dengan anda untuk bersama-sama memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di daerah kita tercinta ini.

Selasa, 03 Agustus 2010

Pembangunan TK , Wujud kepedulian warga mencetak generasi baru Bangsa

Sariglagah : Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Dari pengertian di atas dapat dilihat bahwa pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi peningkatan mutu SDM suatu masyarakat. Untuk memperlancar kegiatan pendidikan tersebut diperlukan dukungan dari semua pihak masyarakat baik secara fisik, moril maupun spiritual. Masyarakat desa Sariglagah, sebuah desa di kecamatan Warungasem, memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya pendidikan untuk meningkatkan mutu SDM generasi muda. Hal ini terbukti,
walaupun dukungan secara fisik belum ada tapi masyarakat tetap melaksanakan pendidikan anak usia dini yang setiap kegiatan belajarnya masih menumpang di balai desa sariglagah. Desa sariglagah merupakan satu-satunya desa di kecamatan warungasem yang belum memiliki gedung TK, Keadaan yang seperti ini memunculkan harapan dan keinginan pemerintah desa beserta masyarakat untuk bisa memiliki gedung untuk pelaksanaan pendidikan anak usia dini. Seperti yang disampaikan oleh Warsan koordinator BKM lancar sariglagah bahwa masyarakat sangat membutuhkan adanya fasilitas ruangan untuk kegiatan pendidikan anak, harapan dan keinginan untuk memiliki gedung tersebut kemudian di musyawarahkan bersama tokoh dan pemerintah desa dan masyarakat tentunya. Dengan adanya program PNPM-MP di kecamatan Warungasem, terutama di desa sariglagah harapan dan keinginan masyarakat untuk memiliki bangunan TK bisa tercapai.
Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan anak, masyarakat kemudian membentuk panitia pembangunan TK yaitu KSM Jatimas yang di ketuai oleh bapak Giyanto, bersama masyarakat desa Sariglagah KSM Jatimas tersebut telah mengusulkan dan merencanakan kegiatan pembangunan TK di desa mereka kepada BKM Lancar. Pengusulan dari dana BLM sebanyak Rp. 43.500.000 dan masyarakat bersedia mendukung dan menggali dana baik sponsor, pemerintah daerah maupun dari masyarakat setempat.
Pengusulan Pembangunan TK tersebut di setujui oleh BKM dan pada tahun 2009, dengan adanya program PNPM-MP masyarakat sariglagah dapat merealisasikan impian untuk mempunyai gedung TK sendiri, gedung tersebut menempati tanah desa dan di bangun dua lokal dan satu ruangan kantor, ternyata dengan data tersebut bisa mewujudkan sebuah TK dengan 2 ruangan plus Kamar mandi dan WC , ini semua tidak lepas dari partisipasi dan swadaya masyarakat desa sariglagah .
Kemudian pada tanggal 24 Desember 2009 KSM dan BKM mengadakan laporan pelaksanaan kegiatan pembangunan TK yang di hadiri oleh Camat, Korkab PNPM MP dan dari pihak Bapermas, sekaligus penyerahan gedung secara simbolis kepada masyarakat untuk di kelola dan di pelihara. ( Sumber : LKM "Lancar" Desa Sariglagah Kecamatan Warungasem Kab. Batang -Tim Faskel : 57 Kab. Batang )

Senin, 14 Juni 2010

HUTAN ALAS ROBAN UNTUK KEMAKMURAN RAKYAT (B-2)


HUTAN ALAS ROBAN, demikian sebutan tersohor bagi rakyat Indonesia utamanya orang Jawa. Selain mempunyai fungsi sebagai penghasil oksigen, penyedia sumber air, dan fungsi-fungsi hutan pada umumnya, ternyata banyak dimanfaatkan untuk
mendukungng kemakmuran rakyat. Di Batang, ratusan hektar lahan tegak telah dimanfaatkan penduduk untuk menanam tanaman produktif yang sangat efektif mendongkrak kemakmuran rakyat. Di beberapa desa, banyak penduduk yang menuai hasil panen yang melimpah seperti jagung, ketela, kacang, pisang, apotik hidup, dll . Sehingga pendapatan penduduk cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya. Sementara di sepanjang pantura, banyak warga yang memanfaatkan rest area hutan alas roban untuk
berjualan. Dalam hal ini pemerintah berorientasi bagaimana memberikan semaksimal mungkin kesempatan kerja untuk kemakmuran rakyat. Beberapa warga ada yang berjualan es degan, makanan. Pemerintah sangat mendukung pemanfaatan lahan tegak dan lingkungan hutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Selain akan menjadi simbiosis mutualisme dalam hal keamanan, penyediaan unsure hara dengan pemupukan (kandang/organic),dan dalam rehabilitasi hutan, juga membantu menyediakan lahan yang luas bagi penduduk yang tidak mempunyai lahan pertanian dan pekerjaan.

HUTAN ALAS ROBAN UNTUK KEMAKMURAN RAKYAT


HUTAN ALAS ROBAN, demikian sebutan tersohor bagi rakyat Indonesia utamanya orang Jawa. Selain mempunyai fungsi sebagai penghasil oksigen, penyedia sumber air, dan fungsi-fungsi hutan pada umumnya, ternyata banyak dimanfaatkan untuk

mendukungng kemakmuran rakyat. Di Batang, ratusan hektar lahan tegak telah dimanfaatkan penduduk untuk menanam tanaman produktif yang sangat efektif mendongkrak kemakmuran rakyat. Di beberapa desa, banyak penduduk yang menuai hasil panen yang melimpah seperti jagung, ketela, kacang, pisang, apotik hidup, dll . Sehingga pendapatan penduduk cukup untuk meningkatkan kesejahteraannya. Sementara di sepanjang pantura, banyak warga yang memanfaatkan rest area hutan alas roban untuk berjualan. Dalam hal ini pemerintah berorientasi bagaimana memberikan semaksimal mungkin kesempatan kerja untuk kemakmuran rakyat. Beberapa warga ada yang berjualan es degan, makanan, bahkan ada yang berjualan tanaman hias seperti Alas Roban Collection yang bertempat di warung makan Mbak Menik dan Alas Roban Nursery yang berada di RM. Subah Asri. Bahkan untuk tanaman hias ini juga akan melebarkan tempat pemasarannya di Tempat Agrowisata Pagilaran.
Pemerintah sangat mendukung pemanfaatan lahan tegak dan lingkungan hutan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Selain akan menjadi simbiosis mutualisme dalam hal keamanan, penyediaan unsure hara dengan pemupukan (kandang/organic),dan dalam rehabilitasi hutan, juga membantu menyediakan lahan yang luas bagi penduduk yang tidak mempunyai lahan pertanian dan pekerjaan.

Senin, 15 Februari 2010

Tahun 2010, Tahun Efisiensi

Tahun anggaran 2010 ini adalah tahun efisiensi. Hal ini karena dalam perspektif anggaran tahun 2010 adalah tahun yang penuh tekanan, sehingga kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Batang mengalami penurunan. “Tekanan-tekanan itu antara lain berupa belum optimalnya instensifikasi dan ekstensifikasi PAD dan yang paling utama, tidak adanya peningkatan transfer Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat. Sementara itu kebutuhan keuangan semakin besar, seperti untuk gaji CPNS baru, kenaikan gaji dan tunjangan PNS dan juga kebutuhan untuk program/kegiatan pembangunan yang semakin meningkat. Maka terjadilah celah keuangan yang semakin lebar, sehingga efisiensi harus menjadi
acuan setiap pelaksanaan kegiatan,” ungkap Asisten III (Administrasi), Kadar Ariyanto Hadi, pada Upacara Bendera Luar Biasa di Lingkungan Kantor Sekretariat Daerah, Senin (1/2).
Menyikapi kondisi anggaran yang sedemikian ini, Asisten III meminta peningkatan kesadaran semua pihak untuk lebih berhemat dalam memanfaatkan sarana dan prasarana kerja yang ada, tanpa mengurangi kualitas kinerja dan khususnya pelayanan kepada masyarakat. “Para pemegang kendaraan dinas operasional diharapkan lebih perhatian pada pemanfaatan kendaraan dinasnya dan apabila dipandang perlu untuk melakukan perawatan dengan biaya sendiri. Pemanfaatan sarana listrik, air dan telepon agar lebih dihemat,” harapnya.
Menurut Asisten III, dalam rangka efisiensi pula, Pemerintah Kabupaten Batang mulai bulan Januari 2010 telah menetapkan penerapan lima hari kerja dalam satu minggu. Untuk itu, Asisten III meminta agar dalam pelaksanaannya jangan sampai menjadi kontra produktif, tetapi harus mampu dimanfaatkan secara optimal.
Terkait pelaksanaan APBD tahun 2010, Asisten III meminta SKPD untuk segera melengkapi administrasi kegiatan dan menyampaikan kepada instansi terkait, seperti pengesahan dan penyampaian DPA SKPD Tahun Anggaran 2010, pembentukan struktur organisasi pelaksanaan kegiatan, antara lain SK Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran dan penunjukan Pejabat/Panitia Pengadaan Barang/Jasa, serta kelengkapan administrasi lainnya. “Demi tertib administrasi pengelolaan dan penatausahaan keuangan, pelaksanaan kegiatan hendaknya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan Permendagri Nomor 59 Tahun 2007, sehingga dapat terwujud sistem pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien,” pungkas Asisten III.(c-humas)- Batangkab.go.id ( 01 Februari 2010 09:16:13

SELAMAT DATANG

Selamat datang di Zona Komunitas Orang Batang. Kami merasa bangga anda mau berkunjung dalam situs ini. Bukalah jendela Kabupaten Batang pada Link" BATANG-BERKEMBANG". Sungguh menarik potensi daerah kami. Anda dapat berinvestasi di sini. Jangan lupa tinggalkan pesan dan sumbang pemikiran yang berguna bagi pembangunan di kabupaten Batang.

EKSPEDI STUDI PETERNAKAN ETAWA DI KARANGTURI-SLEMAN